4 Nutrisi yang Dibutuhkan di Masa Prakonsepsi

Prakonsepsi adalah gabungan dua kata yang terdiri dari pra dan konsepsi. Arti dari kedua kata tersebut yaitu Pra yang artinya Sebelum dan juga Konsepsi yang artinya pertemuan antara sel ovum wanita dengan sperma pria yang akan mengakibatkan terjadinya pembuahan (Hamil).

Nah, berdasarkan pengertian dari gabungan dua kata tersebut berarti Prakonsepi adalah masa di mana sebelumnya terjadi proses pembuahan pada wanita, atau dengan kata lain masa sebelum hamil bagi wanita. Waktu atau periode yang dilalui dalam masa prakonsepsi tersebut adalah tiga bulan, sampai dengan 1 tahun. Namun, untuk masa idealnya saat prakonsepsi ini hanya dilalui dalam waktu 100 hari saja.

Apa tujuan dari Prakonsepi ini?

Prakonsepsi pada pasangan terbilang penting, karena pada masa ini kedua pasangan akan diuji keadaan fisik mulai dari kesehatan tubuh dan juga sel ovum pada wanita dan sperma pada pria. Tes tersebut agar keduanya bisa mendapatkan kesehatan yang optimal saat proses konsepsi terjadi. Prakonsepsi ini juga sangat penting dilakukan agar Anda nantinya dapat mengatur kapan Anda akan menentukan kelahiran dari bayi Anda nantinya. Jadi, masa prakonsepsi ini juga bisa Anda gunakan untuk mempersiapkan masa kehamilan dan kelahiran bayi Anda kelak. Pemeriksaan kondisi fisik pun dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan yang terbaik bagi sang bayi dan juga mengurangi resiko terburuk saat proses kehamilan.

Apa Manfaat yang Diperoleh dengan Masa Prakonsepsi?

Prakonsepsi bisa bermanfaat banyak bagi wanita dan juga pria pada saat memasuki masa konsepsi dan juga hamil kelak. Ini akan membuat Anda bisa gunakan untuk memperoleh kesiapan fisik dan juga mental secara emosional saat telah memasuki masa konsepsi.

Pada periode prakonsepsi ini pasangan wanita dan pria bisa mempersiapkan berbagai hal yang mendukung masa konsepsi nantinya. Misalkan Anda telah melakukan pengecekan kesehatan dan mengetahui adanya gangguan kesehatan, maka Anda bisa segera melakukan pengobatan terhadap gangguan kesehatan tersebut.

Gangguan kesehatan tersebut dapat berupa infertilitas, yang bisa Anda atasi dengan berbagai cara baik dengan mengkonsumsi suplemen dan lainnya.

Ada beberapa faktor yang harus Anda ketahui sebelum saat masa prakonsepsi ini agar bisa Anda lalui dengan baik sebelum masuk masa konsepsi.

  • Pertahankan berat badan agar tetap seimbang

Kondisi berat badan sebelum hamil akan sangat berbeda jauh ketika Anda telah memasuki masa hamil. Nah, untuk itulah pentingnya mejaga berat badan tersebut yang bisa Anda lakukan pada masa prakonsepsi ini. Penuhilah berat badan ideal Anda bagi wanita sebelum memasuki masa hamil yaitu dengan tidak terlau berat dan juga tidak terlalu ringan.

  • Menu makanan yang sehat

Nutrisi juga sangatlah perlu Anda siapkan sejak dini untuk mengatasi faktor pertama di atas. Nutrisi ini juga sangat membantu Anda dalam masa prakonsepsi untuk mendapatkan kualtias sel sperma yang baik bagi pria, dan untuk wanita bisa memperkuat dinding rahimnya. Pembahasan mengenai nutrisi pada masa prakonsepsi ini akan lebih lanjut Saya bahas di bawah, dengan memberikan 4 nutrisi yang baik dikonsumsi saat masa prakonsepsi.

  • Olahraga yang teratur

Olahraga sangatlah mendukung kemampuan fisik dan jasmani Anda selama masa prakonsepsi hingga masa konsepsi, masa hamil, dan juga sampai masa bersalin. Melakukan aktivitas berolahraga secara teratur setiap hari setidaknya paling lama 30 menit itu sudah cukup baik.

Dari beberapa faktor tersebut di atas, hal yang paling penting yang harus Anda perhatikan asupan makanan yang sehat. Karena, dengan asupan konsumsi makanan yang bernutrisi dan bergizi akan membuat tubuh Anda sehat yang juga sangat berpengaruh pada saat Anda memasuki masa konsepsi, masa hamil, hingga masa bersalin nantinya.

Dan, seperti yang Saya tulis di atas bahwa Saya akan membahas mengenai nutrisi pada masa prakonsepsi yang bisa Anda konsumsi maka di bawah ini 4 asupan nutrisi tersebut akan Saya bahas satu persatu. Namun, sebelum kita memasuki 4 nutrisi tersebut sebaiknya Anda harus memperhatikan beberapa panduan dalam mengkonsumsi makanan di bawah ini.

  1. Variasikan konsumsi makanan Anda, tapi tetap dengan memperhatikan nutrisi yang di kandung di dalam makanan tersebut. Jika, sebelumnya Anda penikmat makanan cepat saji sebaiknya hal tersebut dikurangi atau mungkin dihindari dulu selama 6 bulan sebelum memasuki masa hamil yang di dalamnya telah termasuk masa prakonsepsi.
  2. Jangan terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi makanan. Tetaplah sesuaikan dengan kebutuhan Anda setiap kali memasuki waktu makan. Ini untuk mengatur berat badan Anda pada masa prakonsepsi sebelum memasuki masa hamil nantinya.
  3. Usahakan selalu mengkonsumsi makanan alami dan yang masih segar. Anda jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan atau minuman yang diawetkan, seperti makanan kaleng, instan, minuman ringan dan juga berbagai makanan dan minuman yang banyak mengandung campuran kimia. Ini fungsinya agar dapat membantu kondisi dari kualitas sel telur pada pria.

Nah, apa saja konsumsi makanan yang baik dan memiliki nutrisi yang cukup saat menghadapi masa prakonsepsi ini? Inilah 4 jenis nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh Anda saat masa prakonsepsi tersebut.

  1. Asam folat

Anda bisa mendapatkan asam folat ini dari berbagai jenis sayuran yang memiliki warna hijau gelap, bisa juga dari hati sapi, kacang-kacangan seperti kedelai, dan juga pada buah-buahan seperti alpukat,, jeruk dan lain sebagainya.

  1. Zat besi

Zat besi memang sangat penting dalam pelepasan sel telur nantinya agar sirkulasinya tetap seimbang.

  1. Zat Seng

Fungsi dari zat yang satu ini dapat membantu dalam proses genetika saat mulai memasuki masa konsepsi.

  1. Kalsium

Mengkonsumsi kalsium dalam jumlah yang cukup, akan sangat membantu dalam masa konsepsi nantinya agar sel sperma mendapatkan energi dan bisa bergerak lebih cepat menuju sel ovum pada wanita.

5 Cara Mengatasi Bayi yang Rewel

Mendapatkan buah hati dalam bahtera rumah tangga itu sudah menjadi impian dari semua pasangan suami istri. Namun sebenarnya merawat, menjaga dan membesarkan bayi Anda bersama pasangan itu bukan hal yang mudah.

Setiap orang mungkin berharap dia dapat memiliki anak dari pernikahannya, namun dibutuhkan mental yang benar-benar besar untuk membesarkan anak Anda. Pasalnya dalam fase pertumbuhannya akan ada banyak kondisi yang terjadi pada bayi, salah satunya kondisi yang paling sering terjadi adalah saat bayi Anda rewel.

Bayi yang rewel adalah kondisi yang normal bahkan menurut para pakar, bayi yang sehat itu pasti akan menangis. Namun, saat ia rewel di malam hari atau bahkan siang hari kondisi tersebut pastinya akan membutuhkan penangan yang tidak mudah. Ada banyak orang tua yang bahkan terjebak dengan emosi saat menghadapi bayi mungilnya rewel.

Ada banyak faktor yang menyebabkan bayi Anda rewel dan banyak diantara orang tua yang terjebak dengan kebingungan karena bayinya rewel. Bayi yang belum bisa berbicara dan mengungkapkan apa yang terjadi pada dirinya memang hanya bisa menangis dan rewel kepada orang tua, dan untuk itulah dibutuhkan mental yang kuat sebagai orangtua yang mendapat tanggung jawab untuk merawat dan membesarkan buah hatinya.

Nah, menurut sejumlah pakar ada banyak faktor yang menyebabkan bayi Anda rewel, mulai dari rasa kesepian, dia butuh kasih sayang dan kondisi medis. Untuk membantu Anda mendapatkan pemahaman yang lebih baik, saya akan memberikan beberapa faktor yang menyebabkan bayi Anda rewel.

  • Pakaiannya terlalu ketat sehingga membuatnya merasa tidak nyaman
  • Iritasi pada tubuhnya
  • Kepanasan
  • kedinginan
  • Popoknya basah
  • Sakit perut seperti kembung, mual atau sembelit
  • Gangguan asam lambung
  • Demam
  • Gangguan pada alat kelamin seperti torsio testis pada bayi laki-laki
  • Urin tidak bisa dikeluarkan
  • Rasa sakit pada tubuh akibat cedera

Itulah beberapa penyebab yang bisa mengakibatkan bayi Anda rewel, beberapa di antaranya mungkin bisa Anda atasi dengan mudah, tapi jika ia menangis terus-menerus bahkan tangisannya histeris Anda sangat dianjurkan untuk memeriksakan kondisi kesehatannya ke dokter, karena seperti yang telah saya jelaskan di atas ada beberapa faktor yang berasal dari gangguan medis yang tentunya membutuhkan penanganan ahli.

Untuk mengatasi bayi yang rewel memang tidak mudah, tapi bukan berarti Anda tidak bisa mengatasinya. Nah, untuk itu saya punya beberapa tips yang bermanfaat Anda lakukan untuk mengatasi bayi Anda yang rewel.

Melakukan Pemeriksaan

Mengatasi kondisi bayi yang rewel memang gampang-gampang susah, Anda membutuhkan kesabaran ekstra dan mental yang gigih sebagai orang tua. Nah, jika bayi Anda rewel cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya adalah dengan melakukan pemeriksaan pada bayi Anda. Hal ini sangat penting untuk Anda lakukan sebagai langkah pertolongan pertama jika ternyata penyebab bayi Anda rewel itu karena kondisi medis.

  • Perhatikan kondisi hidungnya. Jika hidungnya keluar cairan itu berarti ia sedang mengalami flu. Flu adalah salah satu dari sekian penyakit yang menyebabkan bayi Anda rewel.
  • Perhatikan suhu tubuhnya. Demam juga menjadi penyebab bayi Anda rewel dan untuk mengatasinya tentu Anda membutuhkan penanganan ahli.
  • Perhatikan perutnya. Gangguan pencernaan juga menjadi penyebab bayi Anda rewel, selain itu mungkin juga bayi Anda mengalami sakit perut. Untuk mengetahuinya Anda bisa melakukan pengecekan dengan meraba perutnya dengan lembut.
  • Dengarkan denyut jantung dan saluran pernapasannya. Adanya lendir di saluran pernafasan bayi pastinya akan membuat bayi Anda rewel. Nah, untuk itulah Anda bisa mengeceknya dengan mendekatkan telinga Anda pada daerah dadanya.
  • Periksa buah zakarnya untuk mengetahui apakah zakarnya membesar atau tidak untuk mengantisipasi torsio testis pada bayi laki-laki.

Namun, jika bayi Anda tidak mengalami beberapa gejala di atas, Anda bisa mengatasi bayi yang rewel dengan beberapa cara mudah.

Memandikannya

Iritasi pada kulit dan memerah adalah kondisi yang sering terjadi pada bayi dan menyebabkan dia jadi rewel. Bayi memiliki kulit yang sensitif sehingga bisa dengan mudah mengalami iritasi yang mungkin diakibatkan oleh keringat.

Nah, untuk mengatasinya Anda bisa memandikan bayi Anda sebelum tidur. Tapi jangan memandikannya pada waktu malam hari, jika memang terpaksa cukup basuh buah hati Anda dengan kain atau tisu basah yang dapat membantunya merasa segar sehingga ia tidak rewel saat tidur.

Berikan ASI

Perut yang kenyang juga akan membantu Anda mengatasi rewel pada bayi Anda. Perut yang kosong karena lapar dan haus juga menjadi penyebab lain bayi Anda rewel.

Untuk itu sebaiknya Anda memberikannya ASI yang cukup sebelum dia tidur agar dia merasa nyaman dan tidurnya lebih nyeyak.

Sentuh Dia

Salah satu keajaiban dari seorang Ibu adalah sentuhan hangatnya. Hal itu pula yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi bayi yang rewel. Anda bisa memberikan sentuhan hangat Anda pada keningnya, kepalanya, tangan atau kakinya.

Selain itu Anda juga bisa menepuk-nepuk dengan halus pada pantatnya. Hal ini sangat membantu untuk membuatnya tenang dan tidak rewel.

Memberikan Aromateraphi

Salah satu kondisi yang juga dapat menyebabkan bayi Anda rewel adalah kondisi ruangan. Jika kondisi ruangan Anda tidak sedap hal tersebut juga bisa mengganggunya.

Nah, untuk itu Anda bisa memberikan aroma terapi pada kamarnya atau kamar Anda agar dia menjadi lebih tenang. Aroma terapi juga sangat baik sebagai relaksasi untuk mengatasi rewelnya.

Nah, itulah beberapa cara untuk mengatasi saat bayi Anda rewel, menggendongnya dan mengajaknya berjalan-jalan juga bisa menjadi cara ampuh untuk mengatasi rewelnya. Semoga infonya bermanfaat ya.