Cara Budidaya Ikan Bawal Di Kolam Terpal Yang Mudah Untuk Pemula

Ikan bawal menjadi salah satu ikan yang paling banyak dikonsumsi dan digemari pula oleh banyak orang karena rasanya yang enak. Yang paling sering kita jumpai dari olahan ikan bawal yaitu dengan dibakar, serta ada banyak pula olahan makanan lain dari ikan yang satu ini.

Dengan banyaknya orang yang suka dengan ikan bawal, maka menjadikan permintaan ikan tersebut dibeberapa tempat makan menjadi semakin meningkat. Nah dari hal inilah anda bisa memanfaatkannya sebagai peluang usaha anda di bidang pembudidayaan ikan.

Sebelum memulai berbisnis, alangkah lebih baik jika anda mengetahui tata cara budidaya ikan termasuk tempat budidaya itu sendiri. Dari berbagai macam tempat budidaya, anda dapat melakukan budidaya ikan bawal di kolam terpal yang dilakukan dengan cara sebagai berikut.

Tahap persiapan tempat budidaya

Terpal dijadikan sebagai pilihan tempat untuk budidaya berbagai macam jenis ikan termasuk bawal karena harganya yang murah. Pertama, anda harus menyiapkan lahan serta terpal yang akan digunakan. Budidaya ikan bawal di kolam terpal sejatinya tidak memerlukan lahan yang terlalu luas, namun tetap luas lahan yang akan dibuat disesuaikan dengan benih yang akan ditebar nantinya.

Lahan yang telah siap kemudian dipasang terpal diatasnya dan isilah air secukupnya saja. Pada tahap tersebut bawal tidak boleh dimasukkan langsung dalam terpal, anda harus membuang air yang ada diterpal sebelumnya kemudian isilah dengan air bersih yang baru kemduian didiamkan selama sekitar 3 hari. Nah setelah itu barulah benih ikan bawal dapat dimasukkan dalam kolam terpal.

Tahap persiapan benih

Untuk menghasilkan ikan bawal yang berkualitas, anda harus memilih benih yang berkualitas pula. Kriteria umum benih bawal yang dapat ditebar yaitu berukuran ¾ sampai 2,5 inci dengan kondisi yang masih bagus dan dengan jumlah benih yang ditebar disesuaikan dengan luas kolam terpal.

Tahap penebaran benih

Setelah benih selesai dipersiapkan, maka sebelum dilakukan penebaran sebelumnya benih diletakkan pada suatu wadah untuk dilakukan karantina dengan perlakukan tetrasiklin 25 ppm. Nah ketika akan ditebar, terlebih dahulu plastik yang berisi benih dimasukkan dalam kolam terpal untuk menyamakan suhu antara terpal dan wadah plastik benih.

Ketika suhu telah sama, lalu plastik yang berisi benih sedikit demi sedikit dicampurkan denga air kolam terpal sehingga benih tidak kaget dengan kondisi air serta tempat yang baru dan dapat segera beradaptasi.

Tahap pemberian pakan serta pemeliharaan

Agar ikan dapat tumbuh denga baik, selain rutin dilakukan pembersihan kolam atau penggantian air bersih, ikan juga harus diberi pakan yang berupa palet yang telah dihaluskan sehingga berbentuk seperti tepung.

Pakan ditebar atau dengan diberikan menggunakan tangan dengan banyaknya pakan disesuaikan dengan jumlah serta ukuran ikan bawal. Pakan diberikan 4 kali dalam sehari yaitu pagi, siang, sore, dan malam.

Tahap pemanenan

Nah apabila ikan telah berusia 4 – 5 bulan dengan berat sekitar 300 – 400 gram maka ikan bawal siap untuk dipanen. Pemanenan dapat menggunakan jaring dengan keadaan kolam yang telah dikuras namun masih terdapat sedikit air.

Budidaya ikan bawal di kolam terpal menjadi salah satu solusi untuk anda sebagai pemula yang akan menjalani bisnis dalam bidang pembudidayaan ikan bawal. Anda harus terus memperhatikan kualitas air, pakan, serta hal lainnya agar ikan bawal yang dihasilkan berkualitas.