4 Hal yang Menyebabkan ASI Tidak Keluar

Memperhatikan perkembangan bayi selama masih dalam kandungan, kemudian merawatnya saat lahir akan memberikan suasana atau hal-hal yang bisa membuat Anda stress dan juga senang. Melihat bayi berkembang dan bermain dengannya bisa menjadi salah satu cara untuk melepas stress dan juga lelah.

Tapi, bagi ibu yang selalu merasa cemas dan khawatir setelah masa persalinan tentunya akan memberikan dampak buruk bagi ibu dan juga perkembangan bayi. Salah satu dampak dari ibu yang stress karena cemas atau khawatir ini adalah ASI yang tidak bisa keluar.

Padahal seperti yang kita ketahui bahwa Air Susu Ibu (ASI) ini sangat penting diberikan oleh ibu setelah masa persalinan. Ini karena kandungan dalam ASI ini memiliki nutrisi yang terbaik untuk tumbuh kembang bayi Anda kelak.

Untuk itu para pakar anak menyarankan agar konsumsi ASI ini sangatlah dianjurkan dari awal melahirkan hingga bayi tersebut berusia 6 bulan.

Kandungan ASI

ASI yang tidak bisa keluar ini bukan hanya karena faktor stress saja, masih banyak lagi faktor lainnya yang mempengaruhi kenapa ASI tidak bisa keluar padahal sudah waktunya. Sebelum Saya membahas mengenai faktor penyebab dari tidak keluarnya ASI tersebut ada baiknya Saya menjelaskan mengenai kandungan yang ada dalam ASI tersebut seperti dikutip dari laman biofar.id.

  • Kolostrum

Kolostrum adalah sebuah zat yang seperti susu kental yang pertama kali dikeluarkan oleh ibu setelah proses melahirkan tersebut. Pemberian zat kolostrum setelah proses persalinan ini sangatlah penting untuk bayi. Cairan ini memiliki warna kuning kental yang telah mulai diproduksi sejak 2 minggu awal kehamilan hingga proses persalinan terjadi. Manfaat dari kolostrum pada bayi ini meliput:

  1. Antibodi alami pada bayi
  2. Melatih ibu dalam menyusui, dan juga melatih bayi cara menyusu
  3. Mempengaruhi tumbuh kembang dari sel-sel otak pada bayi
  4. Membantu bayi dalam peremajaan tulang dan juga mengganti sel kulit yang telah mati
  • Karbohidrat

Nutrisi ini juga sangatlah penting bagi bayi yang baru lahir dan ini juga banyak dalam kandungan ASI. Dengan karbohidrat ini maka pertumbuhan badan dan juga jaringan otak dari bayi bisa lebih baik. Karbohidrat ini bersumber dari laktosa yang diproduksi dari ASI tersebut, di mana kandungan laktosa ini akan dua kali lebih banyak dibanding yang ada dalam susu formula atau susu sapi pada umumnya. Secara keseluruhan karbohidrat merupakan pelindung bayi dari bakteri jahat sehingga membuat peningkatan terhadap bakteri baik dalam mengatur sistem pencernaan pada bayi.

  • Protein

Protein yang terdapat dalam ASI ini akan membantu dalam pengganti sel-sel yang telah mati pada bayi dan sekaligus juga sebagai pembentuk sel-sel baru.

  • Lemak

Kandungan lemak pada ASI ini meliputi Omega 3 dan Omega 6 yang sangat penting dalam pertumbuhan otak dari bayi. Ada juga DHA dan ARA yang keduanya berfungsi dalam pembentukan jaringan saraf pada bayi dan juga retinanya.

  • Vitamin

Ada banyak kandungan vitamin yang ada dalam ASI yang beberapa diantaranya adalah vitamin A,B,C,D, dan juga E yang semuanya memiliki manfaat berbeda-beda dan baik untuk perkembangan bayi tentunya.

 

Dengan beberapa kandungan ASI yang telah Saya tulis di atas tentunya bayi Anda akan tumbuh dengan baik. Tapi, bagaimana dengan ibu yang telah melahirkan tapi kesulitan saat memproduksi ASI atau bahkan ASI tidak keluar.

Penyebab ASI Tidak Keluar

Nah, di bawah ini adalah hal yang menyebabkan kenapa ASI dari Ibu yang telah melahirkan tidak bisa keluar.

1. Karena Plasenta yang Tertinggal

Ada beberapa bagian dari plasenta yang masih tertinggal dalam tubuh ibu hamil. Bagian plasenta yang tertinggal tersebut akan menyebabkan pendarahan. Plasenta adalah sebuah organ yang terbentuk ketika wanita telah memasuki masa hamil.

Fungsi dari plasenta ini adalah untuk melindungi bayi dari obat-obatan tertentu dan juga infeksi. Dengan plasenta ini juga akan membuat kekebalan dari bayi Anda bertambah. Plasenta sendiri juga bisa berfungsi sebagai organ yang menyuplai gizi dan oksigen dari ibu hamil ke sang janin.

Nah, jika masih ada bagian dari plasenta yang memang tertinggal ini dapat menghalangi produksi dari ASI berkurang atau bahkan tidak ada sama sekali. Untuk mengetahui hal tersebut, Anda bisa melakukan pemeriksaan USG. Anda bisa segera melakukan tindakan untuk mengeluarkan sisa plasenta yang tidak keluar tersebut melalui bantuan dokter, agar produksi ASI dari ibu hamil tidak terhambat lagi.

2. Melahirkan Dengan Metode Sesar

Kebanyakan ibu masih takut untuk melahirkan secara normal, mungkin karena kondisi tubuh yang tidak memenuhi atau beberapa hal lainnya. Maka dari itu beberapa ibu hamil lebih memilih untuk melahirkan dalam metode operasi sesar.

Namun, karena operasi sesar ini biasanya dilakukan sebelum ibu hamil memang belum waktunya belum melahirkan sehingga produksi dari ASI akan terhambat atau belum waktunya. Melahirkan dengan metode sesar ini bisa Anda lakukan tapi tetaplah dengan terencana.

Tapi, biasanya para ibu hamil hanya menyiasatinya dengan memberikan susu formula. Ada juga yang memberikan kolostrum yang keluar sebelum ASI diproduksi terlebih dahulu dalam tubuh ibu hamil.

3. Pembengkakan Pada Payudara Ibu Hamil

Salah satu faktor penyebab dari ASI tidak keluar juga adalah payudara pada sang ibu mengalami pembengkakan. Payudara ini biasanya karena terlalu penuh atau karena ASI tersebut tidak pernah dikosongkan. Payudara pada ibu yang membengkak tersebut akan menimbulkan rasa sakit dan terasa sangatlah nyeri.

Rasa sakit dan nyeri ini membuat ibu pastinya lebih sulit memberikan ASI pada bayi yang mengakibatkan produksi ASI dalam tubuh ibu akan berkurang.

Mengatasi hal tersebut sebaiknya ibu rajin dan teratur mengeluarkan ASI tersebut dengan cara memompanya jika sang bayi sudah kekenyangan tapi ASI masih banyak. Ibu juga bisa melakukan pemijatan sendiri agar payudaranya tidak tersumbat sehingga ASI tetap lancar dan tidak menimbulkan pembengkakan.

4. Ibu mengalami stress sehingga menyebabkan ASI tidak bisa keluar

Stress tentunya sering terjadi pada ibu yang setelah melahirkan. Nah, stress atau adanya gangguan pada psikologis ibu ini bisa sangat mengganggu produksi dari ASI.

Untuk itu sebaiknya ibu menghindari dan juga mengatasi akibat dari stress tersebut, agar ASI juga tetap kembali dengan lancar keluar dari payudara ibu.

Leave a Reply