Sejarah Bakso Malang

Cara Membuat Bakso Malang Wenak Super Mantap

Bakso Malang demikianlah makanan yang sangat mudah ditemui dimanapun dan kapanpun. Teman-teman semua pastinya sudah tidak asing dengan nama makanan ini. Makanan bakso bisa ditemukan di penjual keliling, warung pinggir jalan ataupun resto. 

Di tengah merebaknya menu makanan bakso, tahukah teman-teman dari mana bakso ini berasal?, atau kebetulan teman-teman di jalan ketemu tulisan bakso Malang? Selain itu juga ada tulisan bakso tanpa ada embel-embel Malang? Teman-teman penasaran kan, apa sih keistimewaan bakso Malang sehingga mampu menyebar kemana-mana.

Sejarah Bakso Malang

Sejarah Bakso Malang

Gambar 1. Bakso Malang

Tahukah teman-teman jika ternyata bakso bukan makanan asli Indonesia lo. Ternyata makanan yang satu ini berasal dari Tionghoa. Wah jauh juga ya teman-teman.

Bakso ternyata muncul pertama pada abad ke 17 di akhir masa dinasti Ming. Kata bakso berasal dari kata “Bha’sho” yang dalam bahasa Hokkien berarti daging giling. Semua berawal ketika pemuda yang bernama Meng Bo tinggal bersama ibunya di Fuzhou.

Ibunya yang sudah menua tidak bisa lagi makan daging. Akhirnya Meng Bo berfikir bagaimana caranya agar ibunya dapat makan daging lagi. Saat itu, dia melihat mochi dan akhirnya terpikirlah ide untuk membuat daging yang digiling hingga berbentuk seperti mochi tadi.

Sejak saat itu, ibunya bisa menikmati daging kembali dengan bentuk yang berbeda serta rasa yang tidak kalah dengan daging biasa.

Dari ketidaksengajaan tersebut kemudian bakso menyebar ke berbagai daerah Tionghoa. Bahkan persebaran bakso pun hingga mencapai seantero dunia dibawa oleh para pedagang ataupun pelaut dari Cina.

Dahulu bakso terbuat dari daging babi. Lambat lain karena bakso menyebar ke berbagai penjuru dunia, salah satunya nusantara, maka bakso pun mengalami berbagai macam modifikasi.

Berbagai macam modifikasi itu antara lain, daging untuk membuat bakso diganti dengan daging sapi. Hal ini karena bagi penduduk yang beragama Islam tidak boleh makan daging babi, atau makanan yang mengandung daging babi.

Di nusantara sendiri selain baksonya yang mengalami modifikasi, bumbu-bumbunya juga berbeda dengan aslinya. Di Indonesia menggunakan rempah-rempah asli Indonesia yang disesuaikan dengan lidah orang-orang Indonesia seperti Admin Bosmeal.com.

Ketika Bakso masuk daerah Malang juga mengalami modifikasi menu yang kemudian membedakan dengan bakso lainnya. Pada menu baksonya terlihat lebih lengkap dari bakso-bakso di daerah lainnya. Bakso Malang berisi mie kuning, pangsit goreng, tauge, tahu, sawi, dan siomay 

Cara Membuat Bakso Malang

Cara Membuat Bakso Malang

Gambar 2. Bakso Malang keliling

Cara membuat bakso cukup sederhana kok teman-teman. Buat teman-teman yang belum tau cara membuat bakso, teman-teman bisa membacanya di bawah sini.

Bahan untuk membuat bakso malang adalah sebagai berikut

Bahan untuk membuat bakso

  • 500 gram daging sapi.
  • 250 gram tepung sagu.
  • 50 gram putih telur.
  • ½ sendok makan bawang merah goreng.
  • 1 sendok makan bawang putih goreng.
  • ½ sendok teh poly powder.
  • 225 gram es batu serut.
  • 1 siung bawang putih yang sudah dihaluskan.
  • ½ sendok teh merica bubuk.
  • 4 sendok teh garam kasar.
  • 1 sendok teh penyedap rasa.

Bahan untuk membuat pangsit

  • 1 butir telur.
  • 100 gram tepung sagu.
  • 24 lembar kulit pangsit.
  • ¼ sendok teh baking powder.
  • 1 sendok teh garam.
  • 1 batang daun bawang. iris halus.
  • minyak untuk menggoreng

Bahan kuah

  • 50 gram bawang merah goreng, dihaluskan.
  • 25 gram bawang putih, dihaluskan.
  • 25 gram gula pasir.
  • 1 sendok makan merica bubuk.
  • 75 gram garam.
  • 1 sendok teh penyedap rasa.

Bahan sambal

  • 250 ml air.
  • 100 gram cabai rawit merah.
  • 5 siung bawang putih.
  • ½ teh garam.

Bahan pelengkap

  • 100 gram mi kuning, seduh, tiriskan.
  • 100 gram bihun, seduh, tiriskan.

Langkah Pengolahan Bakso Malang

Langkah Pengolahan Bakso Malang

Dari berbagai macam bahan diatas kemudian bagaimana sih cara mengolahnya. Nah cara mengolahnya adalah sebagai berikut:

  1. Buang urat-urat yang masih menempel pada daging sapi kemudian iris tipis-tipis.
  2. Masukkan daging sapi dan garam kedalam blender, kemudian giling sampai agak lembut.
  3. masukkan poly powder, putih telur, penyedap rasa, bawang putih yang sudah dihaluskan, bawang putih goreng, bawang merah goreng, merica bubuk dan es serut. Giling sampai lembut.
  4. Setelah adonan lembut, masukkan tepung sagu dan giling kembali sampai tercampur rata dan lembut. Bagi menjadi 2 bagian.
  5. Adonan yang satu bagian dibentuk pentol. Masukkan dalam air lalu rebus sampai matang. Bila teman-teman bingung bagaimana mengetahui pentol yang sudah matang atau belum, cukup lihat pentol yang terapung menandakan kalau pentol itu sudah matang.
  6. Sisa adonan kemudian ditambahkan telur, tepung sagu, daun bawang, dan garam. Aduk adonan hingga rata, pisah menjadi 2 bagian.
  7. Satu bagian dibuat pangsit. Taruh adonan diatas kulit pangsit kemudian buat menjadi limas dan persegi panjang. Untuk bentuk limas dikukus diatas api sedang selama kurang lebih 20 menit, sedangkan yang persegi panjang, goreng diatas api hingga matang.
  8. Sisa adonan ditambahkan lagi baking powder lalu bentuk bulat-bulat. Goreng diatas api hingga kering dan matang.
  9. Untuk membuat sambal, rebus cabai rawit merah dan bawang putih kemudian haluskan, bisa dengan cobek ataupun dibelnder. Tambahkan garam dan beri sisa air rebusan cabai tadi.
  10. Untuk menyajikan bakso sendiri, kemas bakso dengan pangsit, bakso goreng, kuah, serta pelengkap.

Itu tadi cara membuat bakso malang ya teman-teman, enggak ribet kan. Kalo teman-teman mau membeli juga bisa. Sudah banyak penjual-bakso Malang, tidak hanya di Malang saja,, tetapi di berbagai kota. 

Para penjual bakso Malang biasanya cukup mudah dikenali. Mereka biasanya mencantumkan nama bakso sekaligus Kotanya. Mudahkan teman-teman. Cukup beli dengan harga kisaran Rp. 10.000-an, teman-teman sudah bisa menikmati makanan bakso khas Malang ini.

Leave a Reply