12 Budaya Aneh Yang Nyatanya Memang Terjadi Di Indonesia

Tentu telah tahu bila Indonesia adalah negara kepulauan yang mempunyai banyak etnis, suku, serta keyakinan. Jadi gak salah bila dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia mempunyai beraneka adat unik yang berlainan – beda tiap-tiap daerah. Adat – adat ini masih tetap dijaga sampai saat ini, jadi Anda konsisten dapat memandang bagaimana adat ini hidup berdampingan dengan warga.

Adat serta tradisi istiadat ini tentu buat bangga kita jadi orang Indonesia lantaran memang hanya dapat diketemukan di tanah air kita saja. Ingin tahu adat unik apakah saja yang buat Indonesia beda dari yang lainnya? Yuk langsung dibaca!

1. Ritual Tiwah – Kalimantan Tengah

Di Kalimantan Tengah ada adat pribadi yang dijalankan buat orang yang telah lama wafat. Upacara Tiwah ini biasa dijalankan oleh suku Dayak buat pengantaran tulang orang yang telah wafat ke satu rumah yang dimaksud Sandung. Ritual ini mempunyai tujuan buat meluruskan perjalanan arwah ketujuan Lewu Tatau atau surga. Terkecuali itu ritual unik ini pula mempunyai tujuan buat melewatkan kesialan untuk keluarga yang telah dibiarkan.

2. Adat Potong Jari – Papua

Adat yang termasuk ekstrim ini memang telah banyak dibiarkan oleh suku Dani. Potong jari yaitu adat buat memberikan rasa sedih lantaran ditinggal oleh bagian keluarga. Untuk suku Dani jari memiliki makna yang lebih dalam, disimbolkan jadi bentuk kerukunan, kebersatuan, serta kebolehan dalam diri manusia maupun satu keluarga.

3. Gigi Runcing Suku Mentawai – Kalimantan

Untuk suku Mentawai wanita yang cantik mesti penuhi tiga persyaratan. Pertama, telinganya yang panjang. Ke-2, tubuhnya dihiasi titi atau tato. Ke-tiga, giginya yang runcing. Adat buat meruncingkan gigi ini dipercayai bakal meningkatkan kecantikan sang wanita.

4. Kebo-keboan – Banyuwangi

Ritual yang diselenggarakan satu tahun sekali ini senantiasa diselenggarakan tiap-tiap tanggal 10 Suro atau 10 Muharam di desa Alasmalang, Singojuruh, Banyuwangi. Upacara ini memaksa beberapa laki – laki berdandan berubah menjadi kerbau serta berkorban buat bajak sawah. Sehabis bajak sawah kebo – keboan ini diarak memutari desa dibarengi karnaval kesenian rakyat. Ritual kebo – keboan ini mempunyai tujuan buat memohon hujan sewaktu musim kemarau.

5. Adat Beradu Betis – Sulawesi Selatan

Di Indonesia yang sejumlah besar masyrakatnya yaitu petani memiliki banyak adat buat mensyukuri musim panen. Satu diantaranya di Dusun Paroto, Desa Sanaeko, Barebbo, Bone, Sulawesi Selatan yang lakukan adat beradu betis. Unik kan? Adat ini dijalankan melalui permainan Malanca. Pokoknya beberapa pemuda mesti keluarkan kekuatannya supaya bisa ikuti adat beradu betis ini.

6. Adat Pemakaman Suku Minahasa – Sulawesi Utara

Suku Minahasa mempunyai ritual pemakaman yang unik serta beda dari adat yang lain. Suku Minahasa memosisikan jenazah duduk sekalian memeluk kakinya bukan dalam tempat tidur. Adat pemakaman sesuai ini menurut keyakinan melambangkan situasi suci serta membawa kebaikan. Kecuali mesti dalam sikap duduk, arah tempat mayat mesti menghadap menjurus utara. Soal ini disebabkan narasi turun temurun dari nenek moyang orang Minahasa.

7. Tabuik – Sumatera Barat

Tabuik yaitu bahasa Arab yang mempunyai makna kata tabut atau mengarak. Adat ini dijalankan oleh warga di Pantai Barat, Sumatera Barat yang diadakan dengan cara turun alami penurunan. Upacara tabuik ini diselenggarakan sehari-hari Asyura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram. Upacara adat ini berubah menjadi ikon serta bentuk ekspresi perasaan duka yang dalam serta perasaan hormat umat Islam di Pariaman terhdapat cucu Nabi Muhammad SAW.

8. Dugderan – Semarang

Saat bulan puasa kota Semarang bakal ramai dengan acara dugderan. Adat yang telah ada sejak mulai dulu ini yaitu pemberi tanda kalau bulan puasa sudah hadir. Satu diantaranya keunikan dari acara ini yaitu arak – arak warak ngendok. Warak ngendok ini yaitu bintang rekaan yang bertubuh kambing, berkepala naga dan mempunyai kulit sisik emas.

Pilih penginapan yang tempatnya dekat dengan tempat diadakannya dugderaan. Yuk pilih penginapan yang sesuai sama anggaran di Ezytravel. Booking Ezytravel lewat ShopBack temukan cashback 8%.

9. Bakar Tongkang – Riau

Etnis Tionghoa yang ada di Bagansiapiapi, Riau senantiasa membuat ritual bakar tongkak yang dilakukan tiap-tiap bulan Juli. Menurut keyakinan ritual ini telah dijalankan oleh leluhur mereka dengan arah berkemauan tidak untuk kembali lagi tempat asal. Arti yang lain yaitu upacara peringatan dewa laut Ki Ong Ya serta Tai Su Ong yang dideskripsikan jadi dewa dua bagian.

10. Batombe – Sumatera Barat

Berpantun memang berubah menjadi satu diantaranya ciri orang Indonesia. Di Sumatera Barat ada adat berpantun, sebelumnya batombe yaitu adat yang biasa dijalankan sewaktu bangun rumah gadang. Pada dasarnya adat ini pingin menghibur orang yang kerja biar lebih bersemanagt. Kecuali berpantun, batombe pun memaksa beberapa pemainnya buat menari.

11. Brobosan – Jawa

Brobosan yang memiliki makna menerobos ini dijalankan sewaktu upacara kematian. Sebelum jenazah di bawa pula ke kuburan, rata-rata beberapa keluarga paling dekat lakukan adat brobosa. Soal ini diakui biar keluarga yang dibiarkan melupakan rasa sedih serta berubah menjadi bentuk penghormatan paling akhir pada mendiang.

12. Tatung – Singkawang

Adat tatung ini senantiasa diselenggarakan di kota Singkawang saat Cap Go Meh. Perayaan Cap Go Meh di daerah ini berjalan begitu meriah dengan kedatangan tatung. Dalam pawai yang diselenggarakan begitu meriah ini beberapa tatung bakal kebal pada benda – benda tajam, jadi saat parade tatung bakal lakukan peragaan seperti debus.

Leave a Reply